Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menyoroti kasus meninggalnya anggota TNI Angkatan Udara, Serda Ahmad Muzammil Farisa, yang diduga mengalami penganiayaan oleh empat anggota TNI AU lainnya di Mess Psikologi Galaksi, Kompleks Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Ia menyampaikan keprihatinan sekaligus meminta segala bentuk kekerasan yang berkaitan dengan senioritas di lingkungan TNI dihentikan.
Tradisi buruk berupa tindakan kekerasan yang dilakukan oleh senior, komandan, atasan maupun senior atasan di lingkungan TNI harus segera dihilangkan, kata TB Hasanuddin, dikutip Senin (14/9/2036).
Menurut TB Hasanuddin, prajurit TNI dipersiapkan untuk menjalankan tugas pertahanan dan menghadapi berbagai situasi di medan tugas. Karena itu, selain kemampuan menjalankan komando dan perintah, prajurit membutuhkan kerja sama dan kekompakan yang kuat.
Sebagai prajurit, seseorang dipersiapkan untuk bertempur. Karena itu, yang dibutuhkan bukan hanya kemampuan menjalankan komando dan perintah, tetapi juga kerja sama yang baik antarprajurit, ujarnya.
TB Hasanuddin menekankan pentingnya membangun hubungan yang sehat dan saling menghargai di antara prajurit. Menurutnya, suasana yang penuh ketegangan dapat berpotensi memicu tindakan kekerasan yang berujung pada kejadian fatal.