30 Tahun Kudatuli, PDI Perjuangan di Jawa Tengah Mengevaluasi dan Mengajak Generasi Muda Tentukan Perjuangan dan Arah Demokrasi

Kudatuli sekaligus juga menjadi momentum untuk mengajak generasi muda memahami sejarah perjuangan demokrasi di Indonesia. 
Senin, 27 Juli 2026 10:43 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jawa Tengah, Gesuri.id - Peristiwa 27 Juli 1996 atau yang dikenal sebagai Kudatuli (Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli) di beberapa daerah di Jawa Tengah diperingati sebagai momen penting untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu serta mengevaluasi arah demokrasi di Indonesia saat ini dan kedepannya.

Sehingga Kudatuli sekaligus juga menjadi momentum untuk mengajak generasi muda memahami sejarah perjuangan demokrasi di Indonesia.

Seperti di Magetan, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menggelar refleksi bersama di kantor DPC PDI Perjuangan Magetan, Jawa Timur, pada Minggu (26/7/2026).

Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana Sasa, menegaskan peringatan ini merupakanmomen penting untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu serta mengevaluasi arah demokrasi di Indonesia saat ini.

Kami mengingat pendahulu kami yang menjadi korban kerusuhan pada 27 Juli 1996. Saat itu tercatat ada 5 korban meninggal dunia, 149 luka-luka, dan 23 orang hilang, ujar Diana Sasa.

Baca juga :