Jayapura, Gesuri.id Momentum Bulan Bung Karno menjadi panggung bagi Bertus Asso untuk menyuarakan sebuah gagasan besar yang memadukan nilai sejarah dan misi pendidikan.
Pendiri Yayasan Bantulah Usaha Pemberantasan Buta Huruf Indonesia (YBUPBHI) sekaligus Wakil Ketua III DPR Papua Pegunungan ini menginisiasi metode pembelajaran Huruf Bung Karno sebagai senjata baru memberantas buta aksara di Tanah Papua.
Targetnya tidak main-main. Di hadapan jajaran pengurus pusat dan daerah PDI Perjuangan, Bertus meminta DPP PDI Perjuangan untuk meresmikan tiga mahakarya yang telah ia bangun di Wamena, Provinsi Papua Pegunungan: Buku Huruf Bung Karno, Museum Bung Karno, dan Patung Bung Karno.
Baca:Kisah PerjuanganGanjardari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada Ketua DPP Bidang Ideologi dan Kaderisasi PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, dalam agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPRD serta Pembekalan KSB DPD-DPC se-Indonesia di Hotel Grand Abe, Jayapura, Sabtu (4/7).