Bitung, Gesuri.id – DPC PDI Perjuangan Kota Bitung terus bergerak cepat memperkuat akar rumput partai. Setelah sukses melaksanakan Musyawarah Ranting (Musran) di Kecamatan Aertembaga, partai berlambang banteng moncong putih ini melanjutkan agenda serupa di dua kecamatan di Pulau Lembeh, yakni Lembeh Utara dan Lembeh Selatan, Sabtu (4/7).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bitung, Geraldi Mantiri, menegaskan bahwa Musran bukan sekadar momentum untuk memilih pengurus baru.
Lebih dari itu, forum ini menjadi wadah krusial untuk memperkuat ideologi, memupuk loyalitas, serta memastikan partai tetap berpijak dan hadir di tengah-tengah kehidupan masyarakat.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Geraldi mengingatkan bahwa kekuatan utama PDI Perjuangan lahir dan tumbuh dari akar rumput. Oleh karena itu, setiap pengurus ranting dituntut untuk menjadi penyambung lidah dan napas perjuangan rakyat, bukan sekadar menjalankan roda organisasi secara formalitas.
"Kami ingin Musran melahirkan pemimpin-pemimpin di tingkat kelurahan yang tidak hanya solid, tetapi juga mampu menyusun program kerja yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Geraldi.
Geraldi menekankan pentingnya nilai-nilai Soekarnoisme untuk dihidupkan dalam tindakan nyata setiap kader. Semangat gotong royong, persatuan, dan keberpihakan kepada rakyat kecil (wong cilik) merupakan warisan Bung Karno yang harus dijaga dalam kerja politik sehari-hari. Nilai-nilai inilah yang menjadi roh perjuangan dalam membangun organisasi hingga ke tingkat paling bawah.
Bagi Geraldi, pengurus ranting adalah wajah pertama partai yang berinteraksi langsung dengan warga. Kehadiran kader di lapangan harus mampu memberikan solusi, mendengarkan aspirasi, dan menjaga kepercayaan publik.
"Ranting adalah ujung tombak kita. Jika strukturnya kuat dan pengurusnya solid, partai akan semakin bertenaga dalam memperjuangkan hak-hak dan aspirasi rakyat Kota Bitung," tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bitung, Ridwan Mapahena, menjelaskan bahwa Musran ini merupakan bagian dari konsolidasi organisasi pasca-Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah Kota Bitung.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Menurut Ridwan, pembentukan kepengurusan baru ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan kader-kader yang siap bekerja keras, disiplin menjalankan garis organisasi, serta mampu menjaga kekompakan partai hingga tingkat kelurahan.
"Musran ini adalah tindak lanjut konkret pasca-Musancab. Seluruh tahapan telah kita lalui secara terstruktur, mulai dari tingkat anak ranting, ranting, PAC, hingga koordinasi di tingkat DPC," kata Ridwan.
Ridwan memastikan bahwa proses konsolidasi ini akan terus berjalan maraton di seluruh kecamatan. Target utamanya adalah merampungkan pembentukan kepengurusan ranting di seluruh 69 kelurahan yang ada di Kota Bitung.
"Kita ingin pengurus yang baru nanti jauh lebih solid dalam menjalankan instruksi dan tugas-tugas kepartaian di lapangan," pungkasnya.

















































































