Ikuti Kami

Perkuat Akar Rumput, PDI Perjuangan Kota Pasuruan Matangkan Persiapan Musran

Rapat ini menjadi langkah strategis partai dalam merawat mesin organisasi agar tetap kokoh menopang perjuangan ke depan.

Perkuat Akar Rumput, PDI Perjuangan Kota Pasuruan Matangkan Persiapan Musran
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Mahfud Husairi, S.T.,

​Pasuruan, Gesuri.id – DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama jajaran PAC se-Kota Pasuruan di Kantor DPC PDI Perjuangan, Jalan KH Mas Mansyur Nomor 3, Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Minggu (5/7). 

Rapat ini menjadi langkah strategis partai dalam merawat mesin organisasi agar tetap kokoh menopang perjuangan ke depan.

​Fokus utama rakor kali ini adalah mematangkan persiapan pembentukan pengurus ranting serta pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran). Agenda krusial ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPC, PAC, serta anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pasuruan sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat kelurahan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Mahfud Husairi, S.T., menegaskan bahwa seluruh kader wajib mematuhi garis perjuangan partai. Ia meminta pengelolaan organisasi harus tegak lurus dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil Kongres PDI Perjuangan di Bali.

​“Partai harus berjalan sesuai garis perjuangan dan AD/ART. Organisasi harus hidup, kaderisasi harus terus berjalan, dan seluruh pengurus harus bergerak aktif. PDI Perjuangan tidak hanya hadir saat pemilu, tetapi harus selalu berada di tengah masyarakat,” tegas Mahfud.

​Mahfud menambahkan, kekuatan partai tidak hanya diuji saat menghadapi kontestasi politik, melainkan dari konsistensi dalam membangun organisasi, melakukan kaderisasi berkelanjutan, serta menjaga kedekatan dengan rakyat.

​Memasuki sesi teknis, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Tatit Panji, memimpin pembahasan mengenai mekanisme pembentukan pengurus ranting sebagai landasan pelaksanaan Musran.

​Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPC Bidang Organisasi, Subara Cahyono, memaparkan bahwa komposisi struktur pengurus ranting nantinya akan berkisar antara minimal tujuh orang hingga maksimal sembilan orang.

​“DPC akan menugaskan pengurus khusus untuk mendampingi setiap PAC. Langkah ini diambil agar proses pembentukan pengurus ranting dapat berjalan tertib, terarah, dan sesuai aturan partai,” jelas Subara.

​Tatit Panji juga mengingatkan pentingnya penyusunan jadwal yang terkoordinasi dengan baik agar seluruh tahapan rampung tepat waktu. Ia meminta setiap PAC memperhatikan ketentuan usia calon pengurus dan mengedepankan semangat gotong royong. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital juga menjadi sorotan.

​“Kita harus bekerja secara gotong royong. Jadwal pembentukan pengurus ranting harus segera disusun bersama. Setiap PAC juga harus aktif memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan kegiatan partai kepada masyarakat,” tutur Tatit.

​Rakor berjalan dinamis saat memasuki sesi diskusi. Sejumlah pengurus PAC menyampaikan tantangan teknis yang dihadapi di lapangan, termasuk kendala pembentukan kepengurusan di beberapa wilayah.

​Ketua PAC Panggungrejo, Kodir, bersama Sekretaris PAC Gadingrejo, Legiman, berharap DPC dapat terus memberikan pendampingan intensif agar proses konsolidasi di tingkat bawah berjalan tanpa hambatan.
​Rapat koordinasi ini akhirnya ditutup dengan sejumlah kesepakatan teknis yang akan menjadi pedoman resmi pembentukan pengurus ranting. 

Melalui konsolidasi maraton ini, PDI Perjuangan Kota Pasuruan optimistis struktur partai akan semakin solid, kaderisasi berjalan sehat, dan kehadiran partai kian dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di tingkat akar rumput.

Quote