Subroto, Satgas Penerima Tumpeng Megawati Terbaring Sakit: Kesetiaan Sang Penjaga Partai

Bagi kader PDI Perjuangan, Subroto bukan sekadar personel keamanan. Namanya terpatri dalam sejarah emosional partai saat Rakernas I
Sabtu, 25 April 2026 21:51 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Jakarta, Gesuri.id Di atas ranjang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Prakerja, Sukapura, tubuh renta itu terbaring lemah. Subroto, pria berusia 75 tahun yang selama puluhan tahun dikenal sebagai karang di barisan Satgas Cakrabuana PDI Perjuangan Jakarta Timur, kini harus berjuang melawan nyeri lambung yang hebat.

Kabar mengenai tumbangnya sang singa tua ini pertama kali tersiar melalui unggahan Rommy Jiwaperwira, Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur. Dalam foto yang dibagikan, tampak Subroto yang biasanya tegak berseragam loreng khas Satgas, kini dikelilingi selang medis dan aroma antiseptik rumah sakit.

Bagi kader PDI Perjuangan, Subroto bukan sekadar personel keamanan. Namanya terpatri dalam sejarah emosional partai saat Rakernas I sekaligus HUT ke-53 PDI Perjuangan di Ancol, Januari lalu. Di hadapan ribuan pasang mata, Subroto dipanggil naik ke panggung. Bukan untuk ditegur, melainkan untuk menerima potongan nasi tumpeng langsung dari tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Saya tidak bisa ungkapkan kebahagiaan itu. Pemberian nasi tumpeng dari Ibu lebih dari sekadar uang bagi saya, kenang Subroto saat itu, sebuah memori yang mungkin kini menjadi penyemangatnya di tengah rasa sakit. Baginya, suapan kehormatan dari putri sang Proklamator adalah puncak tertinggi pengabdiannya sebagai wong cilik.

Kesetiaan Subroto memang tak luntur dimakan usia. Meski sudah memasuki kepala delapan, ia tetap disiplin menjalankan tugas piket di kantor partai. Semangat inilah yang menggerakkan rekan-rekannya. Rabu (22/04/2026), sebuah mobil operasional partai tampak terparkir di RS Prakerja. Komandan Satgas Cakrabuana Jakarta Timur, Rojak, datang bersama anggota lainnya untuk memberikan kekuatan moral bagi sang senior.

Baca juga :