JAKARTA, Gesuri.id Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menyoroti pentingnya penerapan transparansi anggaran berbasis teknologi digital serta keadilan dalam pengelolaan sumber daya alam. Hal tersebut disampaikannya dalam sesi dialog di ajang Milenium Public Pulse 28 di Jakarta.
Ahok menekankan bahwa kemajuan teknologi saat ini seharusnya dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh pemerintah daerah untuk menutup celah kebocoran anggaran dan praktik kolusi.
Ahok membagikan pengalamannya saat memimpin DKI Jakarta, di mana ia berani membuka seluruh rincian anggaran dinas hingga detail pembelian barang terkecil, seperti air minum kemasan, agar dapat diakses publik secara transparan melalui situs web resmi.
Ia menyayangkan masih maraknya defisit dan pembengkakan anggaran (SILPA) di berbagai daerah yang disebabkan oleh buruknya perencanaan serta rendahnya komitmen terhadap transparansi.
Di zaman yang sangat beruntung ini ada teknologi, gampang transparansi. Waktu saya di DKI, saya berani buka semua. Kenapa teknologi ada tapi tidak mau transparan? Buka dong uang kita dipakai ke mana, tegas Ahok di hadapan peserta.
Kritik Ketimpangan Hasil Tambang dan Sumber Daya Alam