Jakarta, Gesuri,id – Kiai Elang Mangkubumi, Ketua Bidang Organisasi Dewan Pimpinan Pusat Baitul Muslimin Indonesia (BAMUSI), memimpin doa kebangsaan dalam acara Millennium Public Pulse 28 di Gedung Serba Guna Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Doa kebangsaan tersebut mengawali diskusi publik yang digelar untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda. Forum ini menjadi ruang diskusi bagi generasi muda yang diselenggarakan setiap tanggal 28 setiap bulan, sebagai bagian dari perjalanan menuju satu abad Sumpah Pemuda pada 2028.
Millennium Public Pulse 28 kali ini menghadirkan sejumlah tokoh sebagai narasumber, yakni Basuki Tjahaja Purnama, Tom Lembong, dan Gustika Hatta. Diskusi dipandu oleh Muhammad Saeful Mujab.
Kiai Elang Mangkubumi, yang akrab disapa Abah Elang, mengajak para peserta untuk memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa dan negara di tengah berbagai ujian yang dihadapi Indonesia.
Kiai asal Banten tersebut secara khusus menyinggung bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari Kalimantan, Sumatera, hingga Papua.
Dalam suasana peringatan Hari Sumpah Pemuda, Abah Elang mengajak seluruh peserta untuk menjadikan doa sebagai ikhtiar bersama agar bangsa Indonesia senantiasa diberi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Ia juga memohon agar momentum 28 Oktober menjadi pengingat sekaligus sumber kekuatan bagi bangsa untuk terus menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Semangat tersebut, menurut pesan yang disampaikan melalui doa kebangsaan, sejalan dengan ikrar para pemuda pada 28 Oktober 1928: bertanah air satu, tanah air Indonesia; berbangsa satu, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Peringatan Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang sejarah perjuangan pemuda, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam merawat persatuan dan keutuhan bangsa.
Melalui doa kebangsaan di Millennium Public Pulse 28, Abah Elang berharap semangat Sumpah Pemuda terus menjadi landasan bagi generasi muda untuk berkontribusi bagi Indonesia, terlebih menjelang satu abad Sumpah Pemuda pada 2028.

















































































