Banteng Seram Bagian Timur: Krisis Air Bersih dan Karhutla Masih Mengintai

“Sebagai anggota Fraksi PDI Perjuangan, saya akan mengusulkan kepada pimpinan DPRD untuk mengagendakan memanggil Satgas."
Rabu, 07 Oktober 2026 16:01 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

SBT, Gesuri.id - Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dari Fraksi PDI Perjuangan, Abdul Azis Yanlua, menyoroti kondisi krisis air bersih akibat kekeringan dan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih mengintai sejumlah wilayah di Kabupaten SBT, Maluku.

Ia meminta Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kekeringan dan Karhutla yang telah dibentuk Pemerintah Kabupaten SBT memberikan penjelasan terkait langkah penanganan yang telah dilakukan.

Sebagai anggota Fraksi PDI Perjuangan, saya akan mengusulkan kepada pimpinan DPRD untuk mengagendakan memanggil Satgas. Supaya DPRD bisa memperoleh penjelasan mengenai kinerja Satgas. Apa saja yang sudah dilakukan dan apa-apa lagi yang akan dilaksanakan ke depan, kata Azis, Rabu (7/10/2026).

Azis menilai DPRD perlu mengetahui sejauh mana kesiapan Satgas dalam menghadapi kondisi kekeringan dan karhutla yang diperkirakan masih perlu diantisipasi dalam tiga hingga empat bulan ke depan.

Menurutnya, krisis air bersih saat ini tidak hanya dirasakan masyarakat di Bula dan sekitarnya. Berdasarkan informasi yang diterimanya, kesulitan mendapatkan air bersih juga terjadi di sejumlah kawasan pesisir hingga wilayah kepulauan di SBT.

Baca juga :