Ikuti Kami

Prajurit Gugur Dalam Misi Karhutla, Mas Ipin Kenang Pengabdian Sertu Anumerta Heri Prasetyo

Tugas pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan merupakan bentuk nyata pengabdian kepada negara.

Prajurit Gugur Dalam Misi Karhutla, Mas Ipin Kenang Pengabdian Sertu Anumerta Heri Prasetyo
Sersan Satu (Sertu) Anumerta Heri Prasetyo.

Trenggalek, Gesuri.id - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyampaikan rasa bangga sekaligus duka mendalam atas gugurnya Sersan Satu (Sertu) Anumerta Heri Prasetyo, prajurit TNI Angkatan Darat asal Desa Gandusari, Kabupaten Trenggalek, yang meninggal dunia saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Heri gugur dalam kecelakaan helikopter Mi-17 ketika menjalankan tugas negara, meninggalkan seorang istri dan satu anak.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Trenggalek ikut berbela sungkawa. Mudah-mudahan mendapatkan tempat yang mulia di sisi-Nya,” kata Nur Arifin saat melayat ke rumah duka, Sabtu (7/11/2026).

Nur Arifin mengatakan, kepergian Heri merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga masyarakat Kabupaten Trenggalek. Menurutnya, almarhum merupakan putra daerah yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian kepada bangsa melalui tugasnya sebagai prajurit TNI.

Ia menilai, tugas pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan merupakan bentuk nyata pengabdian kepada negara. Dalam menjalankan tugas tersebut, seorang prajurit harus memiliki kesiapan fisik, mental, serta keberanian menghadapi berbagai risiko di lapangan.

Bagi masyarakat Trenggalek, Heri menjadi salah satu putra daerah yang telah mengabdikan hidupnya untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Dan Trenggalek bersedih. Salah satu putra mengembuskan napasnya ketika menjalankan tugas negara,” ujarnya.

Dalam kesempatan melayat ke rumah duka, Nur Arifin juga menemui keluarga almarhum untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung. Ia berharap istri, anak, dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.

Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Kelurahan Karangsoko, Kecamatan Trenggalek, Sabtu (7/11/2026). Prosesi pemakaman berlangsung dengan penghormatan militer sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum kepada negara.

Pemakaman tersebut turut dihadiri Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita. Bupati Nur Arifin juga mengikuti prosesi penghormatan terakhir untuk melepas kepergian prajurit asal Trenggalek tersebut.

Heri merupakan satu dari tiga prajurit TNI yang dilaporkan gugur dalam kecelakaan helikopter Mi-17 saat menjalankan misi pemadaman karhutla di Kalimantan. Dua prajurit lainnya adalah Letnan Kolonel CPN (Anumerta) Dudi Firmansyah dan Kapten CPN (Anumerta) Nurhafiz Akbar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah Heri ditemukan pada Jumat (6/11/2026), sebelum akhirnya dipulangkan ke kampung halaman untuk dimakamkan di Trenggalek.

Sertu Anumerta Heri Prasetyo lahir di Trenggalek pada 11 Oktober 1993. Ia mulai berdinas sebagai prajurit aktif TNI Angkatan Darat pada 12 April 2014.

Selama sekitar 12 tahun masa pengabdiannya, almarhum bertugas sebagai Ba Fourier SUD Heli Serbu 1 Flight Heli B Den 3/Anur Yudha Cakti Puspenerbad.

Kepergian Heri meninggalkan seorang istri, Rini Setiani, dan satu anak. Pengabdian serta dedikasinya dalam menjalankan tugas negara kini menjadi kenangan mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, dan masyarakat Trenggalek.

Quote