Irine Roba Putri Dorong Tata Kelola AI Berkeadilan, Kampus Jadi Pusat Riset Inovasi

"Kita memiliki potensi SDA dan SDM yang luar biasa. Persoalannya bukan pada ada atau tidaknya sumber daya."
Sabtu, 29 Agustus 2026 14:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Irine Yusiana Roba Putri menyoroti pentingnya membangun tata kelola kecerdasan artifisial (AI) yang berkeadilan dan berorientasi pada kepentingan nasional. Menurutnya, Indonesia memiliki modal besar berupa kekayaan sumber daya alam (SDA) dan bonus demografi yang harus dikelola secara tepat di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI.

Kita memiliki potensi SDA dan SDM yang luar biasa. Persoalannya bukan pada ada atau tidaknya sumber daya, melainkan bagaimana kita mengelolanya. Jika kita gagal membangun tata kelola yang tepat, maka sumber daya kita justru akan tereksplorasi oleh perkembangan AI global, katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan Irine saat mengikuti Kunjungan Kerja BKSAP DPR RI dalam agenda Diseminasi Diplomasi Parlemen di Era Artificial Intelligence (AI) di Auditorium Bali International Muhammadiyah University (BIM University), Rabu (26/8/2026). Kegiatan berlangsung secara hybrid dan diikuti sivitas akademika, dosen, mahasiswa, serta peserta dari berbagai daerah melalui platform daring.

Kunjungan kerja tersebut dipimpin Ketua BKSAP DPR RI Dr. Syahrul Aidi Maazat, L.C., M.A. bersama tiga Wakil Ketua BKSAP, yakni Irine Yusiana Roba Putri, S.Sos., M.ComnMediaSt., Muhammad Husein Fadlulloh, B.Bus., M.M., M.B.A., dan Bramantyo Suwondo, M.IR.

Turut hadir jajaran anggota BKSAP DPR RI, di antaranya Denny Cagur, S.Pd., Trinovi Khairani, B.A., Andina Thresia Narang, B.Comm., Drs. H. Andi Muawiyah Ramly, M.Si., Habib Aboe Bakar Alhabsyi, S.E., serta Faujia Belga Br. Tampubolon. Delegasi juga didampingi perwakilan Sekretariat Jenderal DPR RI yang dipimpin Saeful Anwar, S.IP., M.E. beserta tim pendukung BKSAP.

Baca juga :