Jaga Eksistensi Suku Dayak di Era Digital, Krisantus Resmikan Rumah Adat Roming Ompuk Domauk Panu

Langkah ini dinilai krusial sebagai benteng pertahanan identitas masyarakat adat Dayak di tengah derasnya arus modernisasi.
Senin, 08 Juni 2026 11:54 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Pontianak, Gesuri.id Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengingatkan generasi muda untuk terus menjaga simbol-simbol budaya.

Langkah ini dinilai krusial sebagai benteng pertahanan identitas masyarakat adat Dayak di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan teknologi.

Hal tersebut disampaikan Krisantus saat meresmikan Rumah Adat Roming Ompuk Domauk Panu di Desa Embala, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Minggu.

Baca:Kisah UnikGanjarPranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

Suku itu bisa kehilangan identitas apabila kita tidak menjaga simbol budaya seperti ini. Rumah Betang yang ada di Desa Embala ini menjadi kekuatan untuk menjaga eksistensi masyarakat Dayak di tengah keberagaman dan kemajuan teknologi saat ini, ujar Krisantus.

Baca juga :