Jakarta, Gesuri.id - Kemiskinan bukan sekadar perkara perut lapar atau pakaian compang-camping. Ada luka mendalam yang kerap membekas dalam ingatan: saat seseorang kehilangan harga diri hanya karena terlahir dari keluarga yang serba kekurangan.
Pengalaman pahit itulah yang dibagikan oleh Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, di hadapan ratusan orang tua siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) tingkat SMA/SMK di Kampus Satya Terra Bhinneka, Kecamatan Medan Sunggal, Medan.
Tanpa mengawalinya dengan deretan data atau formalitas kebijakan, Sofyan Tan memilih membuka lembaran masa lalunya yang penuh kepedihan.
Baca:Ini ResepGanjarPranowo Yang Selalu Fit dan Bugar