Koster Nyatakan Siap Kejar 300 Ribu Anak Terlantar di Bali yang Belum Terdokumentasi

"Kami akan kejar dengan pendekatan berbasis desa dan desa adat supaya terjangkau semua."
Minggu, 20 September 2026 20:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Gubernur Bali Wayan Koster mengungkap sekitar 300.000 anak telantar di Bali belum terdokumentasi dalam administrasi kependudukan.

Koster mengatakan persoalan tersebut akan ditangani melalui pendataan berbasis desa dan desa adat. Data itu nantinya akan dimasukkan ke dalam sistem agar keberadaan dan kebutuhan anak-anak tersebut dapat dipantau.

Kami akan kejar dengan pendekatan berbasis desa dan desa adat supaya terjangkau semua. Lalu membuat database dan masuk sistem agar tertangani dengan baik, kata Koster dalam keterangannya, dikutip Sabtu(19/9/2036).

Pada Jumat (18/9/2026) kemarin, Koster menyerahkan dokumen kependudukan bagi anak telantar di Kota Denpasar.

Sebanyak 30 anak telantar dari sejumlah wilayah di Bali menerima dokumen kependudukan berupa Kartu Identitas Anak (KIA) dan surat keterangan.

Baca juga :