Langit Cerah, Ziarah, dan Pesan Integritas dari Tanah Kusir: Mengenang 124 Tahun Bung Hatta

Acara yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Yayasan Hatta ini berlangsung selama enam hari, mulai 12 hingga 17 Agustus 2026.
Rabu, 12 Agustus 2026 16:17 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Jakarta, Gesuri.id Cuaca cerah yang menyelimuti area Pemakaman Tanah Kusir, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, seolah turut menyambut hangat kedatangan para tamu undangan pada Rabu (12/8/2026). Di bawah langit yang terang, para tokoh bangsa, peziarah, dan masyarakat umum hadir dengan penuh antusiasme untuk mengikuti rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-124 Bapak Bangsa Mohammad Hatta, yang juga diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Acara yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Yayasan Hatta ini berlangsung selama enam hari, mulai 12 hingga 17 Agustus 2026. Peringatan hari lahir sang Proklamator pada tahun ini menghadirkan nuansa yang berbeda, di mana pihak keluarga menggabungkan tradisi ziarah kubur dengan penyelenggaraan pameran khusus dan diskusi publik bertema integritas tokoh bangsa.

Ziarah Khidmat Para Tokoh Bangsa
Kegiatan peringatan ini diawali dengan ziarah ke makam Bung Hatta. Terlihat para peziarah begitu khidmat mendoakan almarhum. Doa ziarah kubur dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI Periode 2014-2019, Lukman Hakim Saifuddin. Beliau merupakan putra dari tokoh Kemerdekaan dari Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Menteri Agama ke-10 RI, Saifuddin Zuhri.

Tampak hadir dalam ziarah tersebut Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang didampingi oleh sejarawan sekaligus Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Bonnie Triyana. Keduanya berziarah bersama keluarga besar Proklamator RI Bung Hatta.

Suasana kebangsaan semakin kental dengan hadirnya perwakilan dari keluarga tokoh-tokoh besar kemerdekaan lainnya, di antaranya keluarga mantan Perdana Menteri RI Sutan Syahrir, keluarga pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya W.R. Supratman, serta keluarga besar pahlawan nasional Buya Hamka.

Baca juga :