Mufti Anam Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Gotong Royong, Modal Sosial Hadapi Tekanan

Indonesia memiliki fondasi kebangsaan yang kuat melalui empat pilar yang menjadi pijakan dalam kehidupan bernegara.
Minggu, 06 September 2026 10:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, mengajak masyarakat memperkuat budaya gotong royong sebagai modal sosial untuk menghadapi berbagai tekanan yang muncul di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.

Pesan tersebut disampaikan Mufti saat memberikan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di daerah Lumbang, Pasuruan. Kegiatan itu melibatkan sejumlah unsur masyarakat, di antaranya kalangan santri, komunitas perempuan, para penggerak kampung, serta tokoh-tokoh kultural dari berbagai desa.

Menurut Mufti, Indonesia memiliki fondasi kebangsaan yang kuat melalui empat pilar yang menjadi pijakan dalam kehidupan bernegara. Keempatnya meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia menyebut penguatan konsep Empat Pilar Kebangsaan pernah dikonsolidasikan oleh almarhum Taufiq Kiemas ketika menjabat sebagai Ketua MPR RI pada periode 2009-2014.

Empat pilar kebangsaan yang dimaksud adalah Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kata Mufti dikutip Jumat (4/9/2026).

Baca juga :