PDI Perjuangan Soroti Krisis Layanan dan Dokter Jiwa di Daerah Bencana Manggarai

Satu-satunya klinik kesehatan jiwa di Manggarai saat ini dikelola oleh yayasan swasta dengan kapasitas rawat inap yang sangat terbatas.
Rabu, 02 September 2026 17:10 WIB Jurnalis - Meyrza ashrie tristyana

Jakarta, Gesuri.id DPP PDI Perjuangan menyoroti minimnya fasilitas dan tenaga medis untuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), khususnya di wilayah terdampak bencana seperti Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT)

​Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning, saat meninjau lokasi pengungsian dan fasilitas kesehatan di Manggarai. Menurutnya, penanganan ODGJ kerap terabaikan di tengah situasi darurat bencana.

​Kami hadir meninjau teman-teman di pengungsian, mulai dari ibu melahirkan, penyandang disabilitas, hingga komunitas ODGJ. Berdasarkan data di Manggarai saja, terdapat hampir seribu ODGJ. Pertanyaannya, siapa yang mengurus mereka saat bencana? ujar Ribka.

Baca:Perjalanan HidupGanjarPranowo Lengkap dengan Rekam Jejak

Baca juga :