Banyuwangi, Gesuri.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong masjid menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui pelatihan Masjid Affiliate yang diikuti sekitar 150 pengurus masjid atau takmir se-Banyuwangi di Banyuwangi.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa masjid memiliki potensi besar untuk ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengelolaan aset dan aktivitas masjid, tambah dia, perlu dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi jemaah dan lingkungan sekitarnya.
Memakmurkan masjid adalah sunah Rasul. Saya berharap pelatihan hari ini menjadi bagian dari upaya memanfaatkan aset masjid untuk kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan masyarakat, sekaligus memakmurkan masjid itu sendiri, kata Ipuk, dikutip Jumat (23/10/2026).
Melalui program ini, masjid didorong tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang pemberdayaan umat, termasuk membantu pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan sekitar.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Pemkab Banyuwangi dalam menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Sebelumnya, pemkab juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi ribuan santri, Rembuk Santri, hingga program Santri Mengajar.