Jakarta, Gesuri.id - Bendahara DPC PDI Perjuangan Sumedang yang juga Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumedang, Heti Andorina, S.Sos., M.M., mendorong generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam meningkatkan literasi digital, menangkal hoaks, mengawasi kebijakan publik, serta mengembangkan inovasi teknologi berbasis kebutuhan masyarakat desa.
Menurutnya, Karang Taruna perlu bertransformasi menjadi wadah pemberdayaan pemuda yang mampu memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) secara kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.
Karang Taruna hari ini bukan lagi sekadar panitia 17-an. Sesuai Permensos 9/2025, Karang Taruna adalah penyelenggara kesejahteraan sosial. Jejak langkahnya di digital harus jadi 3 peran, kata Heti, Jumat (23/10/2026).
Heti yang juga menjabat Ketua Karang Taruna Kabupaten Sumedang itu menilai, Karang Taruna memiliki posisi strategis untuk menjadi penggerak literasi digital hingga tingkat desa, RT, dan RW. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui edukasi penggunaan internet yang aman, pengenalan etika berkomunikasi di ruang digital, serta peningkatan kemampuan masyarakat dalam memeriksa kebenaran informasi.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menggelar kelas cakap digital secara rutin di balai desa. Kegiatan tersebut dapat membekali masyarakat dengan kemampuan membedakan informasi palsu, melindungi data pribadi, dan menghindari penyebaran tautan penipuan.