Karanganyar, Gesuri.id Ketua DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan Sumanto mengajak masyarakat mengembangkan pertanian organik skala rumah tangga sebagai langkah sederhana membangun kemandirian pangan dan meningkatkan ekonomi keluarga.
Supaya tanamannya subur, bisa menggunakan pupuk kompos dari sisa makanan di dapur, pupuk kandang, serta pestisida nabati. Ini menjadi langkah awal yang sederhana dan efektif, kata politisi PDI Perjuangan tersebut saat menjalankan kegiatan reses di Kabupaten Karanganyar, Senin (16/2/2026).
Menurut Sumanto, pertanian organik dalam skala kecil sangat mudah dilakukan dan tidak harus memiliki lahan luas. Kegiatan tersebut bisa dimulai dari lingkungan rumah sendiri dengan memanfaatkan pekarangan, halaman sempit, bahkan pot atau wadah bekas, lalu dikembangkan lebih luas secara bertahap.
Ia menambahkan, masyarakat juga dapat menerapkan teknik hidroponik organik untuk mengatasi keterbatasan lahan. Dengan membiasakan menanam di rumah, warga bisa mengonsumsi pangan sehat secara mandiri sekaligus mengantisipasi lonjakan harga komoditas menjelang Ramadan atau Lebaran.
Banyak tanaman yang bisa dikembangkan dengan pertanian organik. Mulai dari bayam, kangkung, sawi, selada, hingga cabai. Cabai kan adakalanya harganya mahal. Kalau menanam sendiri di rumah bisa mengatasi masalah tersebut. Setidaknya untuk konsumsi sendiri, ungkapnya.