Syahrul Arsyad: Anak Muda Perlu Ruang Aman Untuk Bicara Kesehatan Mental

“Kita perlu membangun lingkungan yang membuat anak muda merasa aman untuk bercerita."
Minggu, 25 Oktober 2026 16:59 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id -Kesehatan mental menjadi salah satu tantangan yang semakin penting bagi anak muda di tengah tekanan kehidupan yang terus berubah. Persaingan di dunia kerja, kondisi ekonomi, tuntutan untuk berprestasi, hingga tekanan dari media sosial dapat memicu kecemasan, kelelahan emosional, bahkan burnout. Karena itu, anak muda membutuhkan ruang yang aman untuk bercerita, didengarkan, dan mendapatkan dukungan tanpa merasa dihakimi.

Kita perlu membangun lingkungan yang membuat anak muda merasa aman untuk bercerita. Masalah kesehatan mental bukan tanda seseorang lemah. Justru keberanian untuk mengakui bahwa kita sedang tidak baik-baik saja merupakan langkah penting untuk mendapatkan bantuan, kata Kader PDI Perjuangan, Syahrul Arsyad, Minggu (25/10/2026).

Menurut Syahrul, kehadiran platform kesehatan mental dan komunitas dukungan sebaya dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu anak muda menghadapi persoalan tersebut. Melalui platform yang mudah diakses, anak muda dapat memperoleh informasi mengenai kesehatan mental sekaligus menemukan ruang untuk berbagi pengalaman dengan orang lain yang memiliki persoalan serupa.

Komunitas dukungan sebaya juga dinilai penting karena tidak semua anak muda merasa nyaman langsung berbicara dengan keluarga atau tenaga profesional. Dalam komunitas yang sehat dan terkelola dengan baik, mereka dapat saling mendengarkan, berbagi pengalaman, serta memberikan dukungan tanpa menghakimi.

Kadang seseorang tidak membutuhkan nasihat yang panjang. Mereka hanya ingin didengarkan dan merasa bahwa dirinya tidak sendirian. Dari sinilah komunitas dukungan sebaya bisa memiliki peran yang besar, ujar Syahrul.

Baca juga :