Donald Trump Dilanda Dialektikanya Sejarah

Oleh: Ketua Dewan Ideologi DPP PA GMNI/Pemerhati Sosial, Guntur Soekarno
Selasa, 10 Maret 2026 11:40 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesurii.id - Dalam ambisinya membekuk Iran, Trump memperkirakan dalam 5 sampai dengan 7 minggu Iran sudah tekuk lutut dan perdamaian ala Trump akan terwujud.

Namun apa mau dikata perang yang hingga saat ini sudah berlangsung 7 hari belum menunjukkan tanda-tanda bahwa Iran akan Tekuk lutut. Bahkan sebaliknya kini Iran yang mengambil inisiatif menghantam tentara Israel yang didukung oleh Amerika Serikat (Baca : Donald Trump).

Memang Iran di era Ali Khamenei di bawah kepemimpinan presiden Hassan Rouhani sudah menyatakan secara terbuka bahwa sistem politik kepemimpinan demokrasi barat saat ini sudah bangkrut oleh sebab itulah Iran menolak berlakunya demokrasi liberal ala amerika di Iran.

Iran menganut suatu sistem demokrasi khas Iran dimana negara berada di bawah kepemimpinan spiritual Ayatollah Ali Khamenei yang membawahi seorang Presiden dalam pemerintahan yang di saat itu dipimpin oleh Presiden Hassan Rouhani.

Menggunakan sistem ini Iran mengalami kemajuan-kemajuan spektakuler terutama di bidang pertahanan dengan mengadakan alutsista yang super modern di samping sistem moneter yang handal untuk mendukung jalannya revolusi Islam Iran.

Baca juga :