10 Agustus 1945, Bung Karno: Aku Membawa Nasib dan Masa Depan 70 Juta Rakyat Indonesia di Atas Pundakku

Rombongan Bung Karno mendarat di Bandara Saigon pada 10 Agustus 1945 siang.
Senin, 10 Agustus 2026 06:01 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id - Pada tanggal 10 Agustus 1945 pagi, Bung Karno bersama rombongan melanjutkan penerbangan melintasi Semenanjung Malaya yaitu dari Singapura menuju Saigon (sekarang Ho Chi Minh City, Vietnam).

Udara di Saigon sangat panas dan membakar, namun rasa panas itu tidak seberapa dibandingkan dengan gelora yang ada di dalam dada kami. Aku sadar, saat melangkah di tanah Indocina itu, aku membawa nasib dan masa depan 70 juta rakyat Indonesia di atas pundakku.

- Ir. Soekarno dalam Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia.

Penerbangan dilakukan menggunakan pesawat angkut militer Jepang yang terbang melintasi kawasan udara rawan ketegangan militer Perang Dunia II.

Bung Karno memegang kendali penuh atas sikap delegasi Indonesia, menjaga mentalitas agar tidak terintimidasi oleh suasana pangkalan militer Jepang yang sedang berada dalam kesiapsiagaan perang tinggi.

Baca juga :