Abdul Azis Sefudin Minta BPKH Antisipasi Dampak Ketidakpastian Ekonomi Global

Yakni terhadap pembiayaan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia, khususnya akibat fluktuasi nilai tukar rupiah.
Sabtu, 24 Januari 2026 13:17 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPR RI, Muhamad Abdul Azis Sefudin meminta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengantisipasi dampak ketidakpastian ekonomi global terhadap pembiayaan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia, khususnya akibat fluktuasi nilai tukar rupiah. Sebab, dinamika geopolitik global turut berdampak pada stabilitas ekonomi nasional.

Adanya kondisi geopolitik yang panas di belahan dunia lainnya seperti penangkapan Presiden Venezuela oleh Amerika Serikat, perang Rusia-Ukraina yang belum usai, serta persoalan di wilayah Greenland. Tentunya kondisi ini juga harus diantisipasi karena berpengaruh terhadap kondisi ketidakpastian nilai tukar rupiah terhadap dolar, kata Azis, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (23/1).

BaCa:GanjarPranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat

Bukan tanpa alasan, Anggota Komisi VIII DPR RI itu menjelaskan fluktuasi nilai tukar rupiah berpengaruh terhadap penyelenggaraan ibadah haji karena pembayaran haji menggunakan tiga mata uang yang terdampak apabila terjadi ketidakpastian ekonomi global.

Nilai tukar rupiah hari ini sudah mendekati Rp17 ribu per USD. Ini sangat berpengaruh karena penyelenggaraan haji menggunakan pembayaran dengan tiga mata uang, yakni rupiah, SAR, dan dolar, tegas Azis.

Baca juga :