Pamekasan, Gesuri.id — Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dinilai tidak boleh sebatas menjadi seremonial tahunan.
Momen bersejarah ini harus dijadikan pijakan utama untuk memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan kesejahteraan nyata di tengah masyarakat.
Tegasan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jawa Timur XI (Madura), Hj. Ansari, S.Pd.I.
Menurutnya, kemerdekaan merupakan buah dari perjuangan panjang para pahlawan yang nilainya wajib dirawat oleh generasi penerus.
"Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata, terutama dalam menghadirkan keadilan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal," ujar Ansari.
Ansari menekankan bahwa tantangan yang dihadapi bangsa saat ini telah bergeser dibandingkan masa pra-kemerdekaan. Saat ini, persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial menjadi fondasi utama dalam mengatasi berbagai persoalan kemasyarakatan.
"Jangan sampai kemerdekaan hanya menjadi perayaan tahunan semata. Kemerdekaan harus benar-benar terasa dalam kehidupan sehari-hari—ketika masyarakat mendapatkan haknya, hidup lebih sejahtera, dan memiliki kesempatan yang sama untuk maju," tegas istri dari Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Taufadi, tersebut.

















































































