Alex Indra Lukman Desak Pemenuhan Sarana Penanggulangan Karhutla dan Pemberdayaan Masyarakat Prioritas di Anggaran 2027

Keberhasilan menjaga kelestarian hutan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada keterlibatan aktif masyarakat.
Minggu, 14 Juni 2026 08:30 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id -Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, mendesak Kementerian Kehutanan menjadikan pemenuhan sarana penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta program pemberdayaan masyarakat sebagai prioritas utama dalam penyusunan anggaran tahun 2027.

Menurutnya, keberhasilan menjaga kelestarian hutan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada keterlibatan aktif masyarakat yang hidup di sekitar kawasan hutan.

Hutan itu adalah sumber kehidupan, masyarakat itu subjeknya. Kalau rakyat merasa dan yakin bahwa hutan di lingkungan mereka adalah sumber kehidupan, maka mereka yang akan melindunginya, ujar Alex dalam rapat kerja Komisi IV DPR RI bersama Wakil Menteri Kehutanan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Sabtu (13/6/2026).

Alex menegaskan paradigma pengelolaan hutan harus menempatkan masyarakat sebagai subjek utama, bukan sekadar objek kebijakan. Ia menilai masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan kawasan hutan karena kehidupan mereka sangat bergantung pada keberadaan hutan yang lestari.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai pendekatan pemberdayaan masyarakat belum tercermin secara optimal dalam rancangan anggaran Kementerian Kehutanan. Menurutnya, program-program yang menyentuh langsung masyarakat masih ditempatkan dalam kategori usulan tambahan anggaran, padahal seharusnya menjadi bagian dari program prioritas utama.

Baca juga :