Anas Karno Minta Pemkot Surabaya Kawal Bisnis Gen Z Kampung: Jangan Cuma Manis di Awal

Program ini butuh pendampingan intensif dari hulu ke hilir agar bisnis anak muda tidak "mati suri" setelah dana stimulan cair.
Selasa, 22 September 2026 13:01 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Surabaya, Gesuri.id Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, mengapresiasi dan mendukung penuh program pemberdayaan Generasi Z (Gen Z) berbasis kampung yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Meski begitu, ia memberikan catatan kritis: program ini butuh pendampingan intensif dari hulu ke hilir agar bisnis anak muda tidak mati suri setelah dana stimulan cair.

DPRD Kota Surabaya sendiri telah menyetujui penganggaran program ini melalui APBD 2026, termasuk alokasi dana khusus kepemudaan sebesar Rp47 miliar. Lewat program tersebut, kelompok maupun individu Gen Z mendapatkan stimulan akumulatif hingga Rp5 juta per bulan per kampung yang disalurkan melalui pihak kecamatan.

Baca:Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo

Hasilnya pun mulai terlihat. Di sejumlah wilayah, Gen Z sukses menggerakkan roda ekonomi lokal lewat pelbagai usaha rintisanmulai dari budi daya lele, produksi telur asin, pembuatan parfum, jasa sablon, cuci motor, hingga pengelolaan bank sampah dan komposter.

Baca juga :