Kubu Raya, Gesuri.id Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya memastikan sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027.
Kebijakan ini diambil di tengah tantangan berat menyusul pemangkasan signifikan dana transfer daerah dari pemerintah pusat.
Baca:Kisah PerjuanganGanjardari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa keterbatasan fiskal tidak akan menyurutkan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga pelayanan dasar masyarakat. Terlebih, kedua sektor tersebut merupakan amanat belanja wajib (mandatory spending) secara nasional.
Kami sangat prihatin dan sedih dengan kondisi ini, tetapi kita tidak boleh menyerah. Pendidikan dan kesehatan memiliki mandatory spending nasional, jadi tahun depan alokasinya akan kami maksimalkan, ujar Sujiwo usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD terkait Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di Ruang Sidang DPRD Kubu Raya, Jumat (19/6).