Jakarta, Gesuri.id Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena, mendesak pemerintah dan kepala daerah untuk segera mengambil langkah mitigasi konkret dalam menghadapi ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.
Badai PHK ini dipicu oleh tekanan ekonomi global yang kian berat serta penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS).
Sebagai solusi jangka panjang, Samuel mendorong adanya program pembinaan keterampilan ulang (reskilling) bagi para buruh terdampak. Tujuannya agar mereka memiliki keahlian baru yang relevan untuk mengolah potensi ekonomi di kampung halaman mereka masing-masing.
Baca:Kisah UnikGanjarPranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Pada saat terjadi PHK, apa hal lain yang bisa dilakukan oleh para buruh ini? Begitu kembali ke kampungnya, belum tentu keahlian (lama) itu mempunyai fungsi di sana. Maka, harus ada suatu pembinaan ulang, ujar Samuel di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (7/7).