Jakarta, Gesuri.id - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus memperkuat budaya literasi masyarakat melalui pengembangan layanan perpustakaan yang inklusif, edukatif, dan interaktif.
Langkah ini diambil untuk membangun masyarakat yang kritis di tengah derasnya arus informasi digital.
Di tengah perkembangan teknologi, literasi menjadi semakin vital. Masyarakat tidak cukup sekadar bisa membaca dan menyerap informasi, tetapi juga harus mampu memahami, memilah, mengolah, dan menyampaikannya secara bijaksana, ujar Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, saat membuka Peringatan Hari Kunjung Perpustakaan di Sleman, Senin.
Baca:Inilah Profil dan BiodataGanjarPranowo
Dalam kesempatan tersebut, Danang mengajak masyarakat menjadikan perpustakaan sebagai rumah pengetahuan sekaligus ruang kreativitas. Ia juga mengapresiasi maraknya kehadiran kafe buku di Sleman sebagai ruang baca alternatif bagi generasi muda.