Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lombok Timur, Ahmad Sukro, menyoroti tajam kebijakan penonaktifan puluhan ribu peserta PBI JKN di wilayahnya. Data Dinas Kesehatan Provinsi NTB mencatat sebanyak 62.532 jiwa kehilangan jaminan kesehatan gratis sejak Februari 2026.
Kami sangat prihatin dengan penonaktifan mendadak puluhan ribu peserta PBI JKN di Lombok Timur, katanya, Selasa (17/02).
Fenomena ini memicu kegelisahan luas karena kelompok miskin kini kesulitan mengakses fasilitas medis secara cuma-cuma. Banyak warga melapor kebingungan saat mendapati status kepesertaan mereka tiba-tiba tidak aktif ketika hendak berobat ke puskesmas.
Baca:GanjarTekankan Kepemimpinan Strategis
Kondisi ini menyangkut nasib masyarakat kecil yang sangat bergantung pada jaminan kesehatan untuk bertahan hidup, jelasnya.