Ikuti Kami

Matindas Rumambi Desak Pemprov Sulut Perkuat Mitigasi Prabencana Gunung Lokon

Potensi bahaya yang mengintai meliputi emisi gas beracun serta ancaman erupsi freatik yang dapat terjadi tiba-tiba.

Matindas Rumambi Desak Pemprov Sulut Perkuat Mitigasi Prabencana Gunung Lokon
Anggota DPR RI, Matindas J. Rumambi.

Jakarta, Gesuri.id  – Anggota DPR RI, Matindas J. Rumambi, memberikan perhatian serius terhadap peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Saat ini, Badan Geologi telah menetapkan status gunung tersebut pada Level II (Waspada).

Potensi bahaya yang mengintai meliputi emisi gas beracun serta ancaman erupsi freatik yang dapat terjadi tiba-tiba tanpa gejala awal yang signifikan. 

Menanggapi hal tersebut, Matindas menegaskan agar pemerintah daerah segera memperkuat langkah antisipasi demi menjamin keselamatan masyarakat.

Baca: Ganjar Tekankan Kepemimpinan Strategis

Berdasarkan UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Matindas menekankan beberapa poin krusial yang harus segera dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara:

1. Optimalisasi Teknologi: Memastikan sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) berfungsi secara real-time, mulai dari sirene hingga pengiriman pesan massal (SMS blast).

2. Edukasi Jalur Evakuasi: Sosialisasi masif kepada masyarakat mengenai jalur evakuasi dan titik kumpul yang aman.

3. Pendekatan Berbasis Risiko: Menggeser paradigma dari respons insidentil menjadi pencegahan terukur pada fase prabencana.

4. Sinergi Antarlembaga: Memperkuat koordinasi antara Pemda, TNI, Polri, dan relawan di zona rawan.

Baca: Ganjar Pranowo Ungkap Masyarakat Takut dengan Pajak

Matindas, yang merupakan legislator asal Sulawesi Tengah, menyebutkan bahwa kesiapan sebelum bencana adalah bentuk perlindungan konstitusional terhadap warga negara.

"Sebagai mitra kerja pemerintah dalam urusan kebencanaan, Komisi VIII DPR RI menegaskan bahwa kebijakan pada fase prabencana merupakan langkah krusial. Kita tidak ingin jatuh korban jiwa, padahal kondisi saat ini sudah menjadi alarm serius," ujar Matindas, Rabu (18/2).

Ia menambahkan bahwa Komisi VIII DPR RI akan terus mengawasi agar penanggulangan bencana di Sulawesi Utara dijalankan secara cepat dan terukur guna meminimalisir risiko dampak erupsi.

Quote