Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara, menegaskan pentingnya perbaikan serius dalam proses verifikasi dan validasi Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang pada Tahun Anggaran 2026 dialokasikan sebesar Rp1,4 miliar di Dinas Sosial.
Menurut Banu, besarnya anggaran tersebut harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas data penerima bantuan sosial.
Ia menekankan, persoalan klasik bansos selama ini bukan terletak pada niat kebijakan, melainkan pada ketepatan dan keadilan data.
Baca:GanjarPranowo Tekankan Pentingnya Kritik
Masalah utama bantuan sosial bukan semata besaran anggaran, tetapi akurasi data penerima manfaat. Kalau DTSEN-nya tidak valid, maka bantuan berpotensi salah sasaran dan mencederai rasa keadilan masyarakat, ujar Banu, Rabu (15/1/2026).