Jakarta, Gesuri.id - Anggota Badan Legislasi DPR RI Banyu Biru Djarot, menekankan pentingnya kejelasan struktur dan otoritas dalam pengelolaan data nasional melalui RUU Satu Data Indonesia.
Hal ini menjadi sorotannya lantaran seluruh kebijakan saat ini sangat bergantung pada kualitas data. Ia menilai persoalan data di Indonesia masih mencakup aspek validasi, presisi, hingga integritas.
Pengalaman sulitnya mengakses data, termasuk dalam momentum Pemilu tahun 2024, menjadi salah satu contoh nyata lemahnya tata kelola data.
Baca:LapakGanjarJadi Acuan Para Reseller Seluruh Indonesia
Persoalan kita memang data, mulai dari validasi, presisi, sampai integritas dan kredibilitasnya, ujar Banyu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan Badan Informasi Geospasial (BIG) di Ruang Rapat Baleg DPR RI, Senin (6/4).