Jakarta, Gesuri.id Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, mewanti-wanti pemerintah untuk menjaga kesehatan fiskal secara ekstra hati-hati pada tahun anggaran 2027.
Pasalnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 diproyeksikan masih harus memikul beban berat akibat jatuhnya tempo bunga dan pokok utang dalam jumlah besar.
Peringatan ini disampaikan Said dalam Rapat Kerja Banggar DPR RI bersama Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, dan Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Baca:Perjalanan HidupGanjarPranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
Menurut Said, keberlanjutan fiskal yang sehat menjadi syarat mutlak agar delapan Program Prioritas Nasional dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 bisa berjalan optimal.