Jakarta, Gesuri.id - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, resmi menyurati pihak Pertamina terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu dalam beberapa waktu terakhir.
Surat tersebut ditujukan kepada Sales Area Manager Retail Pertamina Kalimantan Barat di Pontianak sebagai bentuk respons Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu atas kondisi yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.
Dalam suratnya, Bupati menyampaikan bahwa telah terjadi kelangkaan BBM, khususnya jenis JBT (Jenis BBM Tertentu) dan JBKP (Jenis BBM Khusus Penugasan) ujranya, Sabtu (21/02).
Dampaknya, antrean panjang terlihat di sejumlah SPBU di Kapuas Hulu. Bahkan, harga BBM jenis Pertalite di tingkat kios pengecer melonjak tajam, berkisar antara Rp17.000 hingga Rp25.000 per liter.
Kondisi ini semakin memberatkan masyarakat karena terjadi bertepatan dengan momentum perayaan Tahun Baru Imlek serta saat umat Muslim tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah.