Bandung, Gesuri.id Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) memastikan akan mengawal dan mengawasi penuh proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap dua yang digelar pada 30 Juni hingga 6 Juli 2026.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi terulangnya kekacauan yang terjadi pada tahap pertama.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari, mengungkapkan bahwa proses SPMB tahap pertama diwarnai berbagai persoalan yang memicu keresahan masyarakat. Mulai dari gangguan sistem pendaftaran, perubahan nilai peserta yang tidak transparan, polemik jalur zonasi, hingga minimnya sosialisasi kebijakan baru seperti Program Sekolah Maung (Manusia Unggul).
Baca:GanjarTegaskan Sikap PDI Perjuangan di Luar Pemerintahan
Kondisi tersebut bahkan mendorong Gubernur Jawa Barat untuk turun tangan secara langsung. Karena itu, kami meminta Disdik Jabar memastikan SPMB tahap dua untuk Jalur Domisili dan Afirmasi ini berjalan transparan, adil, akuntabel, dan memberikan kepastian kepada masyarakat, ujar Ineu kepada media, Selasa (30/6/2026).
Fraksi PDI Perjuangan Jabar memberikan sejumlah catatan kritis yang harus segera dievaluasi oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, di antaranya: