Jakarta, Gesuri.id - Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah mengusulkan agar penyaluran subsidi LPG 3 kilogram dilakukan secara lebih tepat sasaran dengan mekanisme verifikasi berbasis biometrik, seperti sidik jari atau retina mata. Hal ini dinilai penting untuk memastikan subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Menurut Said, Banggar DPR RI tidak setuju dengan wacana pengurangan subsidi BBM. Sebaliknya, yang perlu dilakukan adalah memperbaiki ketepatan sasaran subsidi LPG 3 kilogram.
Kalau subsidi BBM dikurangi kami nggak setuju. Yang diperlukan justru adalah subsidi LPG 3 kilogram itu harus tepat sasaran, targeted, kata Said, Selasa (7/4).
Baca:Inilah Profil dan BiodataGanjarPranowo
Ia menjelaskan, selama ini pemerintah memang telah memiliki data sosial ekonomi nasional (SEN), namun hal tersebut dinilai belum cukup. Menurutnya, diperlukan verifikasi berulang melalui sistem biometrik agar distribusi LPG subsidi tidak meleset.