Dari Saigon Bung Karno Datang Menjemput Hak Kemerdekaan yang Utuh dan Tak Terbagi

Bung Karno: Kita tidak datang ke sini sebagai peminta-minta. Kita datang untuk mengambil apa yang memang menjadi hak bangsa kita.
Senin, 10 Agustus 2026 06:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Tanggal 10 Agustus 1945 saat Bung Karno tiba di Saigon (Vietnam) untuk mengemban misi diplomasi PPKI, hal itu memberikan dampak strategis dan domino yang luar biasa terhadap kemerdekaan Indonesia.

Dalam perbincangan Bung Karno dengan Bung Hatta saat transit di Saigon pada 10 Agustus mengenai sikap yang harus diambil di depan Marsekal Terauchi:

Kita tidak datang ke sini sebagai peminta-minta. Kita datang untuk mengambil apa yang memang menjadi hak bangsa kita: kemerdekaan yang utuh dan tak terbagi.

- Ir. Soekarno (Refleksi Bung Karno menjelang pertemuan di Dalat).

Meskipun pada hari tersebut Bung Karno berada jauh dari Tanah Air, keberadaannya di Vietnam serta dinamika yang terjadi di Jakarta pada hari yang sama menciptakan dua mesin pendorong kemerdekaan, yaitu jalur kesiapan kelembagaan di luar negeri dan jalur pergerakan revolusioner di dalam negeri.

Baca juga :