Darurat Lapangan Kerja: Saat Pertumbuhan Ekonomi Hanya Jadi "Balon Kosong" di Mata Rakyat

Ia mengingatkan pemerintah agar tak hanya mengandalkan publikasi angka investasi sebagai indikator keberhasilan ekonomi.
Rabu, 28 Oktober 2026 09:29 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

​Jakarta, Gesuri.id Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Pulung Agustanto, mendesak pemerintah untuk mengambil langkah serius guna mengatasi krisis terbatasnya lapangan kerja di Indonesia.

Ia mengingatkan pemerintah agar tidak hanya mengandalkan publikasi angka investasi sebagai indikator keberhasilan ekonomi tanpa memastikan adanya dampak nyata di tengah masyarakat.

​Pernyataan tersebut merujuk pada Survei Ahli Ekonomi Semester II-2026 yang dirilis oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI).

Baca:Ganjar Pranowo: Dari Pengacara hingga Gubernur

​Berdasarkan survei yang dilaksanakan pada 21 September hingga 13 Oktober 2025 tersebut, sebanyak 73 persen dari 63 ekonom independen menilai kondisi penciptaan lapangan kerja di Indonesia mengalami kemunduran. Rinciannya, 48 persen ekonom menyatakan situasi pasar kerja saat ini lebih buruk dibanding enam bulan sebelumnya, sementara 25 persen lainnya menilai kondisinya jauh lebih memprihatinkan.

Baca juga :