Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus menilai pemerintah belum serius menangani pembangunan kawasan perbatasan. Hal itu ia sampaikan saat kunjungan kerja di Kabupaten Sambas, Kalbar.
Persoalannya itu-itu saja. Tidak ada perencanaan detail, penganggaran detail, dan kebijakan detail, kata Deddy, dikutip Jumat (28/11).
Menurutnya, masalah infrastruktur, kesehatan, ekonomi, hingga pendidikan terus berulang di hampir semua wilayah perbatasan. Ia mendorong Kementerian Dalam Negeri melalui BNPP menjadi motor sinergi antar-kementerian untuk merumuskan strategi pembangunan yang komprehensif.
BNPP harus jadi penggerak. Tapi daerah juga harus aktif. Provinsi harus mengorganisasi kabupaten/kotanya. Tidak bisa hanya pusat atau daerah saja, semua harus sinergi, tegasnya.
Politikus PDI Perjuangan itu menekankan pembangunan perbatasan bukan sekadar fisik Pos Lintas Batas Negara (PLBN), melainkan ekosistem yang menunjukkan perbatasan sebagai beranda depan Indonesia.