Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan keberhasilan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak cukup hanya diukur dari raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) maupun tingginya realisasi pendapatan daerah.
Menurutnya, ukuran keberhasilan sesungguhnya adalah sejauh mana anggaran mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang tepat sasaran dan memberikan dampak nyata.
Capaian pendapatan daerah yang melampaui target tentu patut diapresiasi. Namun, yang lebih penting adalah memastikan APBD benar-benar berkualitas, yakni anggaran yang terserap secara efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, ujarnya, dikutip Minggu (19/7/2026)..
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu mengatakan DPRD telah memberikan sejumlah rekomendasi melalui Badan Anggaran sebagai bahan evaluasi bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam penyusunan Perubahan APBD (P-APBD) 2026.
Menurutnya, rekomendasi tersebut difokuskan agar belanja daerah semakin berkualitas dengan mengutamakan peningkatan pelayanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur, serta program pengentasan kemiskinan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.