Edward Rasyid Soroti Ribuan Meter Kubik Pasir Keluar Setiap Hari dari Sungai Way Sekampung

Besarnya aktivitas tersebut belum memberikan kontribusi yang sebanding terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kamis, 13 Agustus 2026 18:00 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Edward Rasyid, menyoroti aktivitas pertambangan pasir di sepanjang aliran Sungai Way Sekampung, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), yang disebut menghasilkan ribuan meter kubik pasir setiap hari.

Menurutnya, besarnya aktivitas tersebut belum memberikan kontribusi yang sebanding terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), sementara dampaknya dirasakan pada infrastruktur dan lingkungan.

Kalau rata-rata 500 mobil Colt Diesel sehari dengan muatan sekitar enam kubik, sudah sekitar 3.000 kubik pasir. Itu belum kendaraan yang menggunakan Fuso atau tronton, kata Edward, Kamis (13/8/2026).

Edward menjelaskan, berdasarkan perkiraan tersebut, sekitar 500 truk jenis Colt Diesel dapat mengangkut pasir dari wilayah Lampung Tengah setiap hari. Jika setiap kendaraan membawa rata-rata enam meter kubik, sedikitnya terdapat sekitar 3.000 meter kubik pasir yang keluar setiap hari. Jumlah tersebut belum memperhitungkan kendaraan dengan kapasitas lebih besar seperti Fuso maupun tronton.

Menurut Edward, aktivitas pertambangan pasir di Lampung Tengah telah berlangsung selama puluhan tahun. Material pasir yang dihasilkan juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan di berbagai wilayah Provinsi Lampung, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan hingga properti.

Baca juga :