Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menyarankan agar pemerintah tidak hanya terpaku pada penambahan jumlah dokter umum, melainkan lebih fokus pada pemenuhan tenaga spesialis yang distribusinya masih sangat timpang.
Menurutnya, kebutuhan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sudah sangat mendesak.
Baca:GanjarPranowo Tekankan Pentingnya Kritik
Yang paling mendesak justru pendidikan tenaga medis level spesialis. Kita butuh pembukaan program pendidikan dokter spesialis, baik berbasis universitas maupun rumah sakit pendidikan, terutama untuk menjawab kebutuhan di daerah 3T, pungkas Edy dalam keterangannya, Sabtu (17/1).
Selain masalah spesialisasi, Edy menyoroti risiko kapitalisasi pendidikan kedokteran jika penambahan FK baru tidak disertai intervensi biaya oleh negara.