Ekonomi Biru Berpotensi Rp21.000 Triliun Per Tahun Belum Dimanfaatkan Optimal

Potensi ekonomi kelautan Indonesia mencapai US$1,4 triliun atau sekitar Rp21.000 triliun per tahun belum dimanfaatkan secara optimal.
Kamis, 15 Oktober 2026 18:02 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., menilai ekonomi biru menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Namun, potensi ekonomi kelautan Indonesia yang diperkirakan mencapai US$1,4 triliun atau sekitar Rp21.000 triliun per tahun belum dimanfaatkan secara optimal.

Selama era kolonial hingga era Soeharto-Habibie, urusan kelautan hanya setingkat Direktorat Jenderal di Kementerian Pertanian. Baru setelah era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menjadi kementerian sendiri, ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan pertama RI tersebut, Kamis (15/10/2026).

Menurut Rokhmin, minimnya perhatian terhadap sektor kelautan sejak masa kolonial menjadi salah satu faktor yang menyebabkan potensi ekonomi biru Indonesia belum berkembang secara maksimal.

Guru Besar IPB University itu menjelaskan bahwa ekonomi biru memiliki cakupan luas. Konsep tersebut tidak hanya mencakup kegiatan ekonomi yang berlangsung di laut, tetapi juga aktivitas di wilayah pesisir dan daratan yang memanfaatkan sumber daya kelautan.

Baca juga :