Jakarta, Gesuri.id - Gesuri.id Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sigit Karyawan Yunianto, menyoroti tajam dampak masif eksploitasi sumber daya alam di daerah penghasil energi, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam sebuah dialog kebijakan, ia mengungkapkan keprihatinan mendalam atas minimnya timbal balik yang diterima masyarakat lokal. Daerah yang menyumbang kekayaan alam melimpah bagi negara tersebut dinilai justru harus menanggung kerugian akibat infrastruktur jalan yang rusak parah serta ekosistem kehidupan yang terkontaminasi limbah industri.
Sigit menegaskan bahwa kehadiran negara sangat krusial dalam menyikapi konflik agraria dan kerusakan lingkungan di kawasan khusus pertambangan yang kian tak terkendali. Menurutnya, masyarakat adat di wilayah lingkar tambang dan perkebunan kelapa sawit saat ini berada dalam kondisi putus asa karena kehilangan ruang hidup. Hak atas tanah ulayat warisan leluhur mereka kerap kali hilang begitu saja tanpa adanya ganti rugi yang layak akibat agresi korporasi berskala besar.
Berkaitan dengan eksploitasi sumber daya alam, pemerintah harus hadir. Sekarang masyarakat kita, khususnya daerah-daerah penghasil sumber energi ini, sudah putus asa mau mengadu ke mana. Kawasan khusus pertambangan sudah membuat lingkungan hidupnya kacau dan dirusak, ujar Sigit dalam wawancara eksklusif dengan Moncong Publik.
Baca:Kisah PerjuanganGanjardari Mahasiswa Sampai Jadi Capres