Jakarta, Gesuri.id Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, mengkritik alokasi anggaran Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) yang dinilai belum berpihak pada transformasi digital.
Padahal, di tengah gempuran zaman, radio konvensional tengah menghadapi tantangan berat akibat pergeseran pola konsumsi media masyarakat.
Kritik tajam tersebut disampaikan Evita dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI bersama LPP RRI, LPP TVRI, dan LKBN Antara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Baca:GanjarIngatkan Kader Banteng se-Jatim: Jaga Uang Rakyat
Evita menyoroti pagu anggaran RRI yang menyentuh angka Rp1 triliun, namun belum memperlihatkan arah kebijakan digitalisasi yang konkret.