Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty menyoroti lemahnya pengawasan dan standardisasi terhadap produk impor yang masuk ke Indonesia.
Kondisi tersebut dinilai merugikan industri nasional sekaligus membuat perlindungan terhadap masyarakat dan pelaku usaha domestik belum optimal.
Hal itu disampaikan Evita saat mengikuti kunjungan kerja spesifik Panitia Kerja (Panja) Standardisasi Nasional Indonesia Komisi VII ke Laboratorium SNSU di kawasan Puspiptek, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Senin (25/5).
BaCa:Milenial Gen Z Balikpapan Antusias Ngobrol BarengGanjar
Menurutnya, saat produk Indonesia diekspor ke luar negeri, pelaku industri diwajibkan memenuhi berbagai aturan dan standar ketat dari negara tujuan. Namun sebaliknya, produk asing yang masuk ke Indonesia dinilai justru lebih longgar pengawasannya.