Jakarta, Gesuri.id -Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Riau dari Fraksi PDI Perjuangan, Andi Darma Taufik, meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) segera merealisasikan pembayaran dana tunda salur untuk Provinsi Riau. Menurutnya, pencairan dana tersebut sangat dibutuhkan untuk memperkuat kemampuan fiskal daerah dalam menjalankan berbagai program serta memenuhi kewajiban kepada pemerintah kabupaten dan kota di Riau.
Kita sudah melakukan kunjungan ke Dirjen Keuangan Daerah karena mereka memiliki fungsi dalam memfasilitasi transfer keuangan daerah. Melalui Dirjen ini, kita meminta Kementerian Keuangan segera membayarkan tunda salur tersebut, ujar Andi, dikutip Sabtu (25/7/2026).
Andi menjelaskan, DPRD Provinsi Riau telah melakukan pertemuan dengan Direktorat Jenderal Keuangan Daerah guna membahas persoalan transfer keuangan daerah, termasuk belum direalisasikannya dana tunda salur yang menjadi hak Pemerintah Provinsi Riau.
Politisi PDI Perjuangan itu menyebut total dana tunda salur yang hingga kini belum diterima mencapai sekitar Rp780 miliar. Dana tersebut merupakan akumulasi tunda salur dari tahun anggaran 2023 hingga 2025 yang hingga kini masih belum dibayarkan oleh pemerintah pusat.
Menurutnya, keterlambatan pencairan dana tersebut berdampak langsung terhadap kemampuan keuangan daerah dalam menjalankan berbagai kewajiban, termasuk penyaluran anggaran kepada pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Provinsi Riau.