Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sigi Samuel Yansen Pongi mendorong konsolidasi organisasi partai diperkuat hingga tingkat dusun. Hal itu disampaikan setelah 16 Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Sigi periode 2025-2030 resmi dilantik, Senin (31/8/2026).
“Ke depannya agenda kerja adalah konsolidasi di tingkat bawah, di tingkat desa, sampai ranting, sampai di dusun,” kata Samuel.
Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi PDI Perjuangan Sigi yang berlangsung di kediaman Anggota DPRD Sulawesi Tengah Nikolas Birro Allo, Desa Maku, Kecamatan Dolo.
Sebanyak 16 PAC PDI Perjuangan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sigi mengikuti prosesi pelantikan. Pelantikan para pengurus PAC dipimpin langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tengah yang juga Anggota DPR RI, Matindas Janusanti Rumambi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tengah Muharrem Nurdin, jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Sigi, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sigi, serta para pengurus PAC PDI Perjuangan Sigi.
Samuel yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Sigi mengatakan, pelantikan PAC menjadi langkah awal untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat paling bawah. Menurutnya, setelah pelantikan, agenda berikutnya adalah melakukan konsolidasi organisasi secara berjenjang.
Ia menegaskan, konsolidasi tidak boleh berhenti pada struktur di tingkat kabupaten dan kecamatan, tetapi harus memastikan kehadiran PDI Perjuangan hingga masyarakat di tingkat bawah.
“Harapannya struktur ini terkonsolidasi sampai di tingkat dusun,” ujar Samuel.
Selain memperkuat struktur organisasi, Samuel meminta seluruh kader dan pengurus PAC ikut mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Sigi. Dukungan tersebut, kata dia, dapat diwujudkan melalui keterlibatan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan maupun kerja bakti di wilayah masing-masing.
“Saya tadi sudah menginstruksikan semua kader untuk mendukung program-program Pemda, ikut kerja bakti,” katanya.
Menurut Samuel, keberadaan struktur partai hingga tingkat bawah juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Kader di setiap wilayah diharapkan mampu menjadi penghubung dalam menyampaikan berbagai program dan imbauan pemerintah.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah imbauan terkait larangan membakar lahan dan kebun secara sembarangan. Samuel meminta kader PDI Perjuangan ikut menyosialisasikan surat edaran Bupati kepada masyarakat.
“Surat edaran Bupati untuk tidak sembarang membakar lahan-lahan kebun itu juga kami sampaikan agar kader-kader PDI Perjuangan menyampaikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap kader tidak hanya berperan dalam menyampaikan imbauan, tetapi juga mengambil bagian ketika terjadi persoalan kebakaran di lingkungan masyarakat. Dengan demikian, keberadaan struktur partai dapat dirasakan melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.
Pelantikan 16 PAC tersebut sekaligus menandai penguatan struktur organisasi PDI Perjuangan Sigi untuk masa bakti 2025-2030. Konsolidasi selanjutnya akan diarahkan hingga tingkat ranting dan dusun.
Para kader di setiap wilayah diharapkan mampu menjalankan fungsi organisasi sekaligus aktif dalam kegiatan sosial dan mendukung program pemerintah di tengah masyarakat.
Dalam komposisi politik di DPRD Kabupaten Sigi periode 2024-2029, PDI Perjuangan saat ini memiliki empat kursi. Jumlah tersebut menempatkan PDI Perjuangan di posisi empat besar bersama Partai NasDem yang juga mengamankan empat kursi.
Sementara itu, Partai Golkar, Gerindra, dan Demokrat masing-masing memperoleh lima kursi di DPRD Kabupaten Sigi.

















































































